Setitik cahaya pelekat hati
hati yang tak tersembunyihati yang selalu mengunci dirinya
ia tak sadar jika ia menjauh terlalu dalam
semakin menjauh hingga tak sadar dimana dia berada
hening.. sunyi.. tak terdengar sedikitpun suara
hati terdiam.. membisu..
tak pernah tahu apa yang dilakukannya
apakah ini benar? apakah ini salah?
dimatanya hanya ada satu
hitam..
tak ada warna lainnya
meski mata berusaha mencari
tak satupun.. tak satupun terlihat olehnya kecuali hitam pekat
bahkan sekeras apapun mencoba
untuk melihat dirinya pun ia tak kuasa
benar atau salah semua terlihat sama
semua hitam
tak berdaya.. lemah.. dan kaku
ia tak bisa menghapus hitam yang telah menyelimuti dirinya
ia tak bisa bergerak seakan hitam menahan langkahnya
membekukan tubuhnya
tak pernah beranjak dari tempatnya
hingga suatu saat
seberkas cahaya datang menghampirinya
mulai mendakatinya perlahan hingga mengusir pekatnya hitam
cahaya itu mengusik ketenangan tetapi ia berhasil merubah hitam
menjadi berbagai macam warna
ia mulai melihat kesegala penjuru arah
dengan matanya yang nanar ia melihat berbagai macam warna
betapa indahnya..
warna yang merubah hidupnya
warna yang memberikan senyuman
senyuman yang keluar dari tempat persembunyiannya
tak ada lagi kegelapan..
bersama cahaya, hidupnya selalu penuh dengan warna
ketika seberkas cahaya itu semakin melekat pada dirinya
Hati merasa hebat, hati merasa kuat
dengan warna ia bisa melihat keindahan
senyuman selalu menghiasi wajahnya
setiap langkahnya terasa mudah
warna warna itu membuat dirinya jauh
jauh dari hakikat sejati
hati tak pernah sadar..
ada satu hal yang terlupakan olehnya
warna yang menghiasi hidupnya
dengan angkuh ia berjalan tegap
mengabaikan cahaya
hati mulai terpedaya oleh warna-warna
tertawa menghitung jumlah warna yang terlihat
cahaya tak pernah menggerutu
ia tetap setia menyelimuti hati dengan kehangatan
ia tersenyum melihat hati tertawa bahagia
meskipun ia tahu hati mulai melupakannya
seperti segumpal awan yang datang memberi keteduhan bagi makhluk bumi dari teriknya matahari
tetapi angin tak pernah tega melihat awan yang hanya berdiam diri pada satu tempat yang sama
sendiri.. sepi.. sunyi..
dengan sekuat tenaga angin akan berusaha mengiringi awan pergi dari satu tempat ke tempat lainnya
hingga betemu dengan awan lainnya
awan tersenyum, ia tak sendirian lagi karena di dampingi awan yang lainnya
tetapi awan tak pernah tahu, bahwa angin lah yang membawanya bertemu dengan awan lainnya
bahwa tak selamanya cahaya memberikan warna
suatu saat ia akan redup
dan hari itu akan datang cepat atau lambat
suatu saat ia akan redup
dan hari itu akan datang cepat atau lambat
terbesit rasa tak ingin lepas dari cahaya
hati mencari cara agar cahaya tetap disisinyaakhirnya ia mengunci dirinya lagi
terkunci dari segalanya..
menutup dirinya rapat-rapat bersama cahaya
tak ingin cahaya jauh darinya
dengan sekuat tenaga,
Hati berusaha mempertahankan cahaya itu untuk menetap didalam dirinya
tapi terlambat kilauan cahaya semakin memudar hingga akhirnya menghilang





