.widget.ContactForm { display: none; } Hetalia: Axis Powers - Iceland

Minggu, 27 Desember 2015

Setitik cahaya pelekat hati

Setitik cahaya pelekat hati
hati yang tak tersembunyi
hati yang selalu mengunci dirinya
ia tak sadar jika ia menjauh terlalu dalam
semakin menjauh hingga tak sadar dimana dia berada
hening.. sunyi.. tak terdengar sedikitpun suara

hati terdiam.. membisu..
tak pernah tahu apa yang dilakukannya
apakah ini benar? apakah ini salah?
dimatanya hanya ada satu

hitam..
tak ada warna lainnya
meski mata berusaha mencari
tak satupun.. tak satupun terlihat olehnya kecuali hitam pekat
bahkan sekeras apapun mencoba
untuk melihat dirinya pun ia tak kuasa
benar atau salah semua terlihat sama
semua hitam

hati tak pernah berusaha mencari seberkas cahaya walau hanya setitik
tak berdaya.. lemah.. dan kaku
ia tak bisa menghapus hitam yang telah menyelimuti dirinya
ia tak bisa bergerak seakan hitam menahan langkahnya
membekukan tubuhnya
tak pernah beranjak dari tempatnya

hingga suatu saat
seberkas cahaya datang menghampirinya
mulai mendakatinya perlahan hingga mengusir pekatnya hitam
cahaya itu mengusik ketenangan tetapi ia berhasil merubah hitam
menjadi berbagai macam warna
ia mulai melihat kesegala penjuru arah
dengan matanya yang nanar ia melihat berbagai macam warna
betapa indahnya..
warna yang merubah hidupnya
warna yang memberikan senyuman
senyuman yang keluar dari tempat persembunyiannya
tak ada lagi kegelapan..

bersama cahaya, hidupnya selalu penuh dengan warna
ketika seberkas cahaya itu semakin melekat pada dirinya
Hati merasa hebat, hati merasa kuat
dengan warna ia bisa melihat keindahan
senyuman selalu menghiasi wajahnya
setiap langkahnya terasa mudah
warna warna itu membuat dirinya jauh
jauh dari hakikat sejati

hati tak pernah sadar..
ada satu hal yang terlupakan olehnya
warna yang menghiasi hidupnya
dengan angkuh ia berjalan tegap
mengabaikan cahaya
hati mulai terpedaya oleh warna-warna
tertawa menghitung jumlah warna yang terlihat
cahaya tak pernah menggerutu
ia tetap setia menyelimuti hati dengan kehangatan
ia tersenyum melihat hati tertawa bahagia
meskipun ia tahu hati mulai melupakannya

seperti segumpal awan yang datang memberi keteduhan bagi makhluk bumi dari teriknya matahari
tetapi angin tak pernah tega melihat awan yang hanya berdiam diri pada satu tempat yang sama
sendiri.. sepi.. sunyi..
dengan sekuat tenaga angin akan berusaha mengiringi awan pergi dari satu tempat ke tempat lainnya
hingga betemu dengan awan lainnya
awan tersenyum, ia tak sendirian lagi karena di dampingi awan yang lainnya
tetapi awan tak pernah tahu, bahwa angin lah yang membawanya bertemu dengan awan lainnya


bahwa tak selamanya cahaya memberikan warna
suatu saat ia akan redup
dan hari itu akan datang cepat atau lambat
terbesit rasa tak ingin lepas dari cahaya
hati mencari cara agar cahaya tetap disisinya
akhirnya ia mengunci dirinya lagi
terkunci dari segalanya..
menutup dirinya rapat-rapat bersama cahaya
tak ingin cahaya jauh darinya
dengan sekuat tenaga,
Hati berusaha mempertahankan cahaya itu untuk menetap didalam dirinya
tapi terlambat kilauan cahaya semakin memudar hingga akhirnya menghilang


Sabtu, 26 Desember 2015

hemm ya masih banyak kekurangan pada karya seni ini yaa pastinya, di buat skitar 2 atau 3 tahun yang lalu. jangan di judge ya..

kita bicara lagi soal cinta, ya cinta memang tak ada habisnya. cinta bisa membuat semua orang melupakan segalanya, hingga melupakan sesuatu yang di sebut TEMAN. tapi sungguh ironis sekali jika teman dikaitkan dengan masalah yang satu ini. jika di kaitkan maka  akan menghasilkan beberapa teori menurut prof.dr Ryu yaitu :

  1. TMT (temanos makanos temanos) berdasarkan penelitian yang telah dilakukan bahwa



ehem... uhukkk... heeemmm..
ini picture dapetnya dari mbah google, waktu itu gue lagi liat2 referensi manga muslimah gitu eh nongol yang beginian jadi kezell deh kezell... baper deh gue maklum bawaan umur 19 tahunan yang bentar lagi  masuk kepala dua -_- ditambah lagi bawaan jombloyang meradang hahha..

jujur gue suka, dan yang musti kalian semua tau kalo ada pemisah antara mereka, yaa seperti ada pembatas. ketika dua insan jatuh cinta..

karena gue cewek jadi gue cuma ngerti apa yang cewek rasain, mungkin cowok juga sama menurut gue apa yang dirasain cewek juga pasti di rasain cowok ya sudah lah ga usah di perpanjang

apa yang dilakukan seorang muslim/muslimah jika jatuh cinta?
ada yang tau?
seorang muslim laki-laki/perempuan, sesuai dengan perintah Allah, kita di haruskan untuk menunduk pandangan. hal yang sangat sulit tapi begitulah ketentuannya, kenapa? kenapa harus menundukkan pandangan? bukankah mata memang berfungsi untuk melihat? jadi ga ada salahnya dong ngelirik sana-sini, sayang banget kalo makhluk ciptaan Alllah ga ada yang ngelirik. loh kok gitu?

ini nih, anak muda zaman sekarang sering salah kaprah ada yang bilang, "rezeki jangan di tolak", "kecantikan/ketampanan adalah karunia dari Allah sayang kalo ga diumbar-umbar dan di pelototin", "ngeliat sekali dosa, kalo gitu gue ga bisa lepas pandangan dari dia, kan kalo pandangan nya cuma sekali ga dosa", "ya udah dosa mah urusan ntar", dan yang paling parahnya lagi "apaan sih lo! sok alim banget! dosa atau ga biar Allah yang nentuin bukan lo! lagian juga kalo dosa itu yaa urusan gue sama tuhan lo ga usah ikut campur!" naudzubillah..

ketika godaan setan terdengar seperti lantunan musik berirama sendu membutakan setiap mata yang memandang.. ketika itu pula kita semakin jauh dan tersesat terlalu dalam. hey! guys! sadar! Allah ga pernah menghalalkanhal itu. ya awalnya pandang-pandangan kemudian saling suka, PDKT-an, Friend zone, abang-adek an, mamih-papian, bunda-ayah an, pacaran, putus, GALAU, ngelirik sana-sini lagi dan lagi lagi lagi begitu lah siklus jatuh cinta muda-mudi zaman sekarang. punya mantan segudang bangga ga pernah malu berapa banyak dosa dari perbuatan zina yang telah dilakukan. yaa zina.. zina mata karena saling memandang yang bukan mahrom, zina tangan karena saling colek-colekan (kayak sabun aja di colek), pegang-pegangan sana-sini, peluk-pulukan nah lohh?? jangan diterusin lagi, astagfirullah.. ada lagi ni zina hati, yaa hatipun bisa berzina ketika kita selalu membayangkan dan mengagungkan namanya hingga menjauhkan kita dari menyebut asma-Nya itulah yang disebut zina hati.